Haloooo!!! selamat pagi, selamat siang, selamat sore, selamat malam -/\- *kebiasaan.
Ok, pada kesempatan kali ini saya akan bahas mengenai Adiwiyata SMPN 2 Banjaran. Langsung aja deh, ya!
Sesuai dengan visinya, yaitu "...serta terwujudnya lingkungan asri, nyaman, dan religius." serta mottonya "Bersih, Hijau dan Berkarakter.", SMPN 2 Banjaran merupakan sekolah berbasis lingkungan. Apa sih maksudnya? Jadi, semua kegiatan yang ada di Dwiba semuanya ramah lingkungan. Nah, wadah yang menaungi itu semua adalah Adiwiyata sekolah. Menurut Wikipedia, Adiwiyata berarti "Upaya membangun program atau wadah yang baik dan ideal untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup untuk Cita-cita pembangunan berkelanjutan." Adiwiyata sendiri, di SMPN 2 Banjaran juga sudah menjadi salah satu ekskul atau pengembangan diri. Seperti yang udah saya kasih tau di artikel sebelumnya, hehe. Tentunya ekskul tersebut bergerak di bidang lingkungan, terutama menjadi pelopor bagi seluruh siswa untuk ikut bergerak mengembangkan SMPN 2 Banjaran menjadi sekolah berbasis lingkungan yang unggul.
Salah satu 'kerjaan' Adiwiyata adalah membuat taman dinding. Seperti yang udah saya sebut kemarin. Selain mempercantik lingkungan, taman tersebut juga mengurangi sampah karena menggunakan barang daur ulang. Selain itu, mereka juga mendaur ulang barang lainnya seperti koran dan plastik juga, lho! Bahkan pada lomba Hari Lingkungan Hidup BPLH Kab. Bandung, tim Adiwiyata berhasil menjadi juara 3 se-Kabupaten dalam cabang lomba daur ulang.
![]() |
| Taman dinding |
Selain berbentuk ekskul, adiwiyata SMPN 2 Banjaran juga sudah masuk tingkat nasional. Itu artinya, SMPN 2 Banjaran sudah menjadi salah satu sekolah unggulan yanh berbasis lingkungan se-Indonesia. Walaupun nggak ikut ekskulnya, tapi sebagai warga sekolah saya bangga juga, dong! HAHAHA.
![]() |
| Pot gantung |
![]() |
| Bunga unyu di taman dinding :3 |
Masih inget tentang keunikan kantin di Dwiba seperti yang udah saya bocorin kemarin? Inget aja deh ya. Jadi, di kantin Dwiba itu nggak boleh ada sampah! Itu ditujukan agar tidak ada sampah di lingkungan sekolah yang nantinya cuma memberikan dampak negatif bagi sekolah. Untuknya, seluruh siswa diwajibkan untuk membawa bekal dari rumah. Selain mengurangi sampah, IRIT juga, kan? Hihi. Tapi, kalau nggak bawa bekal juga gapapa kok. Asalkan kalian bawa tempat makan kosong yang nantinya diisi kalau kalian jajan. Soalnya kalau kalian nggak ngelakuin itu, maka jajanan kalian ditambah Rp500,00. Lumayan kan? Jadi, mending bawa bekal dari rumah, kan? Menghemat biaya!
Gaes, apapun yang ada di lingkunganmu jagalah! Karena itu milik kita juga. Manfaatnya juga buat kita. Kalau bukan kita, siapa lagi coba? Jadi, mulai sekarang jagalah lingkunganmuuuuuu~~~ Jaga doi nya juga boleh. HUAHAHAHAHA. Ngawur banget.
Ok, daripada makin ngawur mending udahan aja. Makasih buat yang udah baca!!! Sampai jumpa di artikel selanjutnya, yaitu mengenai GLS :) Pay pay!!!!





Tidak ada komentar:
Posting Komentar